Suatu hal yang indah, percayalah dari awal hingga akhir, dari dalam hingga luar akan memancarkan aura keindahan. Seperti perhiasan, selain keindahan dan kualitasnya sendiri, ia juga membutuhkan tampilan dan kemasan yang baik. Jika tidak ada kemasan yang indah untuk mempercantiknya, seperti seikat bunga safflower tanpa daun hijau, akan tampak kusam dan tidak menarik, kemewahan dan rasa estetika sudah cukup. Dan model kemasan yang indah tidak hanya dapat memperkuat kepraktisan, menarik perhatian konsumen, tetapi juga mencerminkan nilai sebuah merek, sehingga dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan perhiasan juga mulai menyadari pentingnya kemasan perhiasan. Sebelum perhiasan dapat dipasarkan, ia harus dikemas dan diresapi dengan budaya dan emosi. Seperti yang kita ketahui, sebuah produk itu sendiri tidak memiliki emosi, dan membutuhkan serangkaian kemasan untuk memperkaya citra dan konotasi penjualannya. Kemasan budaya atau emosional adalah cara terbaik untuk menggabungkan daya tarik penampilan dengan budaya batin sambil mengeksplorasi poin penjualan produk perhiasan. Dalam proses ini, desain kemasan perhiasan sangat penting, karena merupakan gabungan dari desain komunikasi visual, desain industri, psikologi konsumen, pemasaran, dan bidang lainnya. Desain kemasan perhiasan yang baik dapat menciptakan posisi baru bagi merek, memahami kebutuhan psikologis target utama, dan menciptakan karakteristik merek tersendiri.
Kotak perhiasan yang lebih besar dapat "melebih-lebihkan" perhiasan yang lebih kecil, sedangkan kotak perhiasan dengan ukuran yang tepat dapat membuat perhiasan yang lebih besar tampak lebih halus dan indah. Dalam desain kemasan perhiasan, perlu mempertimbangkan tidak hanya keamanan perhiasan, tetapi juga estetikanya, sehingga konsumen dapat menikmati keindahan perhiasan dan kemasannya. Sepanjang desain kemasan perhiasan di luar negeri, kita menemukan bahwa ciri terbesarnya adalah kesederhanaan. Terutama memperhatikan inovasi dalam material dan detail yang sesuai, serta memberikan perhatian khusus pada perlindungan lingkungan dari material tersebut.